Oleh: Hasan Husen Assagaf

 

 

Konon kisahnya sebelum itu di Masjidil Haram terjadi kebakaran besar, tepatnya pada tahun 802 H. Kemudian tempat yang terbakar dibangun kembali oleh Sultan Barquq, penguasa Mesir pada waktu itu. 

 

Mulailah pada pemerintahan Sultan Salim terjadi renovasi dan perbaikan terhadap Masjidil Haram. Karena ia mendapatkan laporan bahwa bangunan Haram sudah mulai rapuh bahkan sebagian sudah ada yang runtuh karena tua. Ia Menghancurkan bangunan masjid yang dibangun oleh Al-Mahdi setelah bangunan tersebut berumur kurang lebih 810 tahun disebabkan karena banyaknya kerusakan-kerusakan. Ia membangun ulang Masjidil Haram dengan tidak memberi atap kayu tapi atapnya dibangun seperti kubah.

Proyek ini dilaksakan pada tahun 979 H dan konon pernah terhenti, kemudian dilanjutkan oleh putranya sultan Murad Salim pada tahun 984 H. Perluasan ini besar-besaran dan Masjidil Haram mejadi masjid termegah dan terindah pada zamannya

Iklan